Mengungkap Tantangan, Menggali Potensi Pemuda Pesisir: Dari Membangun Tim Kolaboratif Menuju Keterlibatan Partisipatif melalui Program Meninting Project Fase 1

Lombok Barat, 31 Desember 2022

Fase 1 dari proyek Meninting yang bertujuan mengungkap hambatan yang dihadapi pemuda di Desa Meninting dalam mendapatkan pekerjaan telah resmi dimulai. Fase 1 Proyek Meninting berfokus pada konsultasi komunitas dan pemetaan awal. Didukung oleh Program INSPIRASI melalui proyek aksi Budiman dan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan lokal, inisiatif ini menggunakan pendekatan partisipatif untuk memastikan keterlibatan komunitas dan relevansi dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan pemuda.

Tahap awal Fase 1 Proyek Meninting diawali dengan proses pembentukan tim yang berdedikasi untuk menjalankan proyek. Pertemuan dengan tim inti Nusa Bio Diversitas dan para pemangku kepentingan lokal menjadi dasar untuk mengidentifikasi dan merekrut fasilitator lokal dan relawan yang kompeten.

Meeting with supporting organization (NBI) for project introduction

Melalui proses seleksi yang menyeluruh, lima fasilitator lokal muda dipilih untuk memimpin upaya penelitian partisipatif. Para fasilitator lokal ini juga termasuk sebagai penerima manfaat langsung dari program ini, karena melalui proses tersebut mereka akan belajar tentang manajemen proyek melalui keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan proyek. Selain itu, dua relawan antusias bergabung dalam inisiatif ini, melengkapi tim inti yang terdiri dari 10 anggota, termasuk seorang manajer proyek, dua perwakilan dari organisasi pendukung, serta fasilitator dan relawan yang telah direkrut.
Untuk membekali tim dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, serangkaian sesi pelatihan diadakan selama dua minggu. Sesi-sesi ini, yang dilakukan baik secara langsung di lokasi maupun secara virtual, mencakup topik utama seperti pengenalan proyek, metodologi co-design, dan teknik fasilitasi untuk diskusi kelompok terarah (FGD) dan wawancara.

Deliberative Workshop Meetings with local facilitators and volunteers (Offline and online meetings)

Meskipun rencana awal berupa lokakarya dua hari diubah untuk menyesuaikan jadwal peserta, fleksibilitas ini memungkinkan keterlibatan yang lebih terarah dan efektif. Pelajaran yang didapat dari model pelatihan adaptif ini menyoroti pentingnya menyesuaikan jadwal yang beragam dan mendorong keterlibatan lebih dalam dari peserta.
Dalam beberapa aktifitas koordinasi dan konsolidasi ini menandai langkah signifikan dalam memahami dan mengatasi hambatan yang dihadapi pemuda dalam mendapatkan pekerjaan. Dengan melibatkan fasilitator lokal dan relawan melalui proses partisipatif, inisiatif ini memastikan bahwa suara komunitas menjadi pusat dalam mengidentifikasi tantangan dan merancang solusi.

Penyerahan sertifikat bagi fasilitator dan volunteer pasca kegiatan proyek fase 1

Seiring dengan berjalannya Fase 1, wawasan yang terkumpul akan menjadi dasar bagi strategi yang dapat diterapkan untuk memberdayakan pemuda dan meningkatkan peluang kerja mereka di Desa Meninting.

Building a Collaborative Team toward Change: From Stimulating Discussion to Participative Involvement through Meninting Project Phase 1

The Phase 1 under Meninting project aimed at uncovering barriers faced by young people in Meninting Village to gaining employment has officially begun. Meninting Project Phase One focused on carrying out the community consultation and scoping. Supported by INSPIRASI Program through Budiman’s action project in collaboration with local stakeholders, this initiative employs a participatory approach to ensure community involvement and relevance in addressing youth employment challenges.

The initial phase of Meninting Project Phase 1 was started on assembling a dedicated team to drive the project forward. Several meetings with the core team of Nusa Bio Diversitas and local stakeholders laid the groundwork for identifying and recruiting capable local facilitators and volunteers.

Following a comprehensive selection process, five young local facilitators were chosen to lead the participatory research efforts. These local facilitators also include as direct beneficiaries from the program as from the process they will learn how project management will be form their active involvement into project activities. Additionally, two enthusiastic volunteers joined the initiative, complementing the core team of 10 members, which includes a project manager, two representatives from supporting organizations, and the recruited facilitators and volunteers.

To equip the team with the necessary skills and knowledge, a series of training sessions were held over two weeks. These sessions, conducted both on-site and virtually, covered key topics such as project introduction, co-design methodology, and facilitation techniques for focus group discussions (FGDs) and interviews.

While the original plan for a two-day workshop was adapted to accommodate participants’ schedules, the flexibility allowed for more tailored and effective engagement. The lessons learned from this adaptive training model highlight the importance of accommodating diverse schedules and fostering deeper involvement among participants.

A Collaborative Step Toward Change

These various activities under project team consolidation marks a significant step toward understanding and addressing the barriers young people face in securing employment. By engaging local facilitators and volunteers through a participatory process, the initiative ensures that the voices of the community are central to identifying challenges and crafting solutions.

As Phase 1 progresses, the insights gathered will lay the foundation for actionable strategies to empower youth and enhance their employment opportunities in Meninting Village.

Scroll to Top